IMAN KEPADA SIFAT ALLAH
Makalah ini disusun
guna memenuhi tugas Mata Kuliah
Ilmu Tauhid
Dosen
Pengampu: Bapak. Islachuddin Almubarrok, LC., M.H.
Disusun oleh:
Ihsan Mimbarino (33010190129)
Desti Arista
(33010190130)
Ilva Safriyati
(33010190131)
KELAS HKI D
FAKULTAS SYARIAH
PROGRAM STUDI HUKUM
KELUARGA ISLAM
INSTITUT AGAMA ISLAM
NEGERI (IAIN) SALATIGA
2019
KATA PENGANTAR
Puji
syukur kami panjatkan kehadirat Allah Yang Maha Esa, yang selalu melimpahkan
karunia-Nya, kepada seluruh umat manusia, yang atas izin-Nya sehingga kami
dapat menyelesaikan makalah ini yang berjudul “Iman Kepada Sifat Allah” dapat
selesai tepat pada waktunya.
Sejalan
dengan dinamika bangsa ini masih terus mencari cara yang lebih efektif untuk
menghasilkan generasi baru yang cerdas, maka dari itu kami mendukung semua itu
dengan cara mencari sesuatu yang jarang ditampilkan dan banyak dipertanyakan
salah satunya dengan membuat makalah ini, yang dapat bermanfaat dengan berbagai
pokok masalah.
Makalah ini ditulis dari hasil penyusunan
data-data sekunder yang kami peroleh dari buku panduan yang berkaitan dengan
Pancasila. Dengan adanya makalah ini, mudah-mudahan dapat mengembangkan wawasan
kebangsaan khususnya mengenai Pengertian Pancasila para kaum pelajar untuk
lebih maju dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Kemudian
tak lupa kami tuturkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan
membimbing kami, kepada Pembimbing kami,
Kami
sadar bahwa makalah yang kami buat ini, masih banyak memiliki kekurangan. Oleh
karena itu, kritik dan saran dari berbagai pihak untuk perbaikan isi penelitian
ini, kami sambut dengan senang hati.
Salatiga, 16 September 2017
Penulis
DAFTAR ISI
KATA
PENGANTAR
...........................................................................................
1
DAFTAR
ISI ........................................................................................................
2
BAB
I PENDAHULUAN
A. Latar
Belakang....................................................................................................
3
B. Rumusan
Masalah
..............................................................................................
3
C. Manfaat
................................................................................................................
3
BAB
II PEMBAHASAN
A. Pengertian Sifat-sifat Allah swt?
B. Bagaimana Ciri Orang yang Beriman
Kepada Sifat Allah?
BAB
III PENUTUP
A. Kesimpulan
...........................................................................................................
9
B. Saran
....................................................................................................................
9
Lampiran ............................................................................................................
10
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang
Nama atau dalam bahasa arabnya ‘Asma’ biasanya
digunakan untuk menyebutkan sebuah inisial. Dalam pembahasan Nama-nama Allah
atau “Asmaul-Husna (Nama-nama yang baik)” tentunya kita sudah
tahu bahkan hafal dengan Asmaul-Husna yang berjumlah 99. Ketika
kita berma’rifat, kita hendaknya mengimani “Asmaul-Husna (Nama-nama
yang baik)” dalam hati kita, dari semua nama lain dari Allahu ahad
yang semuanya berarti baik(husna). Secara global,Allah itu bersifat dengan
segala macam sifat-sifat kesempurnaan. Karena
itulah mustahil ia mempunyai kekurangan. Oleh karena itu, para
cendekiawan memnagi sifat-sifat Allah menjadi Tiga:
1. Sifat yang wajib ada
2. Sifat yang mustahil
ada
3. Sifat yang Jaiz (boleh
ada)
B.
Rumusan Masalah
1. Apa yang dimaksud dengan sifat Allah?
2. Bagaimana ciri orang yang beriman
kepada sifat Allah?
C.
Manfaat
Dengan
disusunnya makalah ini, maka diharapakan akan diperoleh manfaat sebagai
berikut:
1.
Takut kepada Allah dengan berusaha mengerjakan
perintah dan menjauhi larangaNya
2.
Tawadhu, merendahka diri kepada Allah dan tidak
sombong
3. Peduli terhadap
kesusahan orang lain dan siap memberikan bantuan
4. Bersemangat dalam
belajar dan bekerja
BAB II
PEMBAHASAN
A.
Sifat – Sifat Allah
Sifat adalah kualitas
yang melekat pada dzat. Sifat tidak memiliki arti tanpa adanya dzat. Sifat
Allah yang terkandung dalam asma-Nya sebagaimana tercantum dalam Al-Quran,
secara keseluruhan menggambarkan kesempurnaan mutlak bagi Allah dan tidak ada
satu pun yang menyamai-Nya. karena itu, selain Allah, tidak ada yang boleh di
lekati sifat-sifat ke-Tuhanan. Adapun sifat Allah diklasifikasikan menjadi
tiga, yakni sifat Wajib, sifat Mustahil, dan sifat Jaiz bagi Allah.
1.
Sifat
Wajib Allah
Adalah sifat-sifat yang
pasti dimiliki oleh Allah swt. Yang sesuai dengan keagunganya sebagai pencipta
alam seisinya. Dalam ilmu aqa’id, disebutkan bahwa sifat wajib
Allah swt ada tiga belas yaitu:
a.
Wujud (ada)
b.
Qidam (terdahulu)
c.
Baqa’ (kekal)
d.
Mukhalafatu lil Hawadisi (Berbeda dengan
ciptaan-nya
e.
QiyamuhuBinafsihi (Berdiri dengan sendirinya)
f.
Wahdaniyah (Maha Esa)
g.
Qudrah (Mahakuasa)
h.
Iradah (Berkehendak)
i.
‘Alim (Maha Mengetahui)
j.
Hayat (Hidup)
k.
Sama’(Maha Mendengar)
l.
Basar (Maha Melihat)
m. Kalam (Berfirman)
Ada sebagian ulama yang
menambahkan dengan tujuh sifat allahswt, sehingga menjadi dua puluh,yaitu:
a.
Qadiran (Maha Kuasa)
b.
Muridan (Maha Berkehendak)
c.
Aliman (Maha Mengetahui)
d.
Hayyan (Maha Hidup)
e.
Sami’an (Maha Mendengar)
f.
Basiran (Maha Melihat)
g.
Mutakalliman (Maha Berbicara)
2. Sifat Mustahil Allah swt
Yaitu sifat-sifat yang secara
akal tidak mungkin dimiliki allah swt. Dalam ilmu tauhid dinyatakan bahwasifat
Mustahil Allah swt ada tiga belas, yaitu:
a.
‘adam, tidak ada
b.
Hudus, permulaan
c.
Fana’, rusak
d.
Mumasalatu lil-hawadisi, menyerupai makhluk
e.
Qiyamuhubigairihi, membutuhkan sesuatu selain
dirinya
f.
Ta’adud, lebih dari satu
g.
A’jzun, lemah
h.
Karahah, terpaksa
i.
Jahlun, bodoh
j.
Mautun, mati
k.
Summun, tuli
l.
‘umyun, buta
m. Bukmun, bisu
3. Sifat Jaiz Allah swt
Berarti sifat kebebasan
Allah swt, yakni kebebasan yang dimilikinya sebagai tuhan semesta alam untuk
berbuat sesuatu atau tidak berbuat sesuatu sesuai dengan kehendaknya yang
mutlak.
B.
Ciri Orang yang Beriman Terhadap Sifat-sifat Allah
1. Ciri orang yang beriman
terhadap sifat wajib Allah
a.
Bersyukur
Manusia diciptakan Allah
dalam bentuk yang paling sempurna. Oleh karena itu pemberian Allah wajib
digunakan dengan baik untuk beribadah kepadaNya. Contoh: mulut digunakan untuk
berkata yang baik dan bermanfaat.
b.
Ikhlas
Orang yang beriman
kepada Allah senantiasa ikhlas dalam segala perbuatannya. Ibadah yang dilaksanakan karena mengharap ridla
Allah.
c.
Sabar
Sabar artinya tabah,
tahan menghadapi cobaan, menyerah kepada Allah dengan ridla dan lapang dada.
d.
Amanah
Anugerah yang diberikan
Allah kepda kita perlu kita pelihara. Orang yang mendapat suatu jabatan
tertentu wajib digunakan untuk hal-hal yang bermanfaat bagi diri sendiri dan
orang lain. Jabatan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawa, jujur dan amanah.
e.
Tidak sombong
Kekayaan atau kepandaian
yang Allah berikan kepada kita seharusnya tidak menjadikan diri kita sombong.
Adanya kekayaan dan kepandaian yang kita miliki menjadikan diri kita rendah
diri.
2. Ciri-ciri orang yang
beriman terhadap sifat mustahil Allah
a.
Senantiasa mengagungkan asma Allah yang memiliki
maha kesempurnaan, zat yang tidak mungkin memiliki sifat-sifat yang mustahil
bagi-Nya.
b.
Takut kepada Allah dengan berusaha mengerjakan
perintah dan menjauhi larangaNya.
c.
Berssukur atas segala nikmat yang diberikan
Allah.
d.
Bersabar atas segala musibah dan kesusahan yang
dialami, karena semua itu merupakan ujian dari Allah.
e.
Ikhlas dalam belajar, bekerja dan beramal.
f.
Ikhlas dalam menerima kehendak atau ketentuan
Allah.
g.
Tawadhu, merendahka diri kepada Allah dan tidak
sombong.
h.
Bersemangat dalam belajar dan bekerja.
i.
Peduli terhadap kesusahan orang lain dan siap
memberikan bantuan.
j.
Sopan dan santun dalam perkataan dan perbuatan.
3. Ciri-ciri orang yang
beriman terhadap sifat jaiz Allah adalah
a.
Rajin mengerjakan badah yang pokok seperti
shalat 5 waktu, puasa
b.
Rajin bekerja
c.
Rajin belajar
d.
Ikhlas dalam beramal
e.
Bersyukur ketika mendapat kenikmatan atau
kebahagiaan
f.
Bersabar ketika mendapat musibah.
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Sifat adalah kualitas
yang melekat pada dzat. Sifat Allah yang terkandung dalam asma-Nya sebagaimana
tercantum dalam Al-Quran, secara keseluruhan menggambarkan kesempurnaan mutlak
bagi Allah dan tidak ada satu pun yang menyamai-Nya. karena itu, selain Allah,
tidak ada yang boleh di lekati sifat-sifat ke-Tuhanan. Adapun sifat Allah
diklasifikasikan menjadi tiga, yakni sifat Wajib, sifat Mustahil, dan sifat
Jaiz bagi Allah.
Ciri Orang yang Beriman
terhadap Sifat – sifat Allah SWT diantaranya yaitu : Bersyukur, Ikhlas, sabar,
sopan dalam perbuatan santun dalam berkata, tidak sombong, amanah, senantiasa
mengagungkan asma Allah yang memiliki maha kesempurnaan, zat yang tidak mungkin
memiliki sifat-sifat yang mustahil bagi-Nya takut kepada Allah dengan berusaha
mengerjakan perintah dan menjauhi larangaNya, tawadhu, merendahka diri kepada
Allah dan tidak sombong, Peduli terhadap kesusahan orang lain dan siap
memberikan bantuan, bersemangat dalam belajar dan bekerja, rajin mengerjakan
badah yang pokok seperti shalat 5 waktu, puasa, bersabar ketika mendapat
musibah, rajin belajar, dan rajin bekerja.
B.
Saran
Demikian makalah ini kami
susun,semoga bermanfaat bagi kita semua.Mohon maaf bila ada kesalahan baik
dalam materi maupun penulisan.
DAFTAR PUSTAKA
Mustafa, Ahmad Aziz. 2007. Pendar
Mahabbatullah : Sepuluh Jurus Sakti Menggapai Cinta Allah. Jakarta : Grafindo Khasanah Ilmu.
girisha.blogspot.com/2013/01/modul-pendidikanagama-islam-imankepada_6520.html

Tidak ada komentar:
Posting Komentar