Sabtu, 23 November 2019

Makalah tentang shalat dan realitanya SMS1


                                                         MAKALAH FIQIH IBADAH
                                                 SHOLAT DAN REALITANYA”
                                 DOSEN PENGAMPU KHOLIFATUN NUR MUSTOFA,M.H.


                                                            DISUSUN OLEH:
                                                1. IBNU MALIK                            (33010190135)
                                                2. AZIZAH INAYATUN N            (33010190139)
                                                3. LATIF NAFI’UDIN AMSYAR     (33010190160)

                                                     JURUSAN HUKUM KElUARGA ISLAM  
                                                                    FAKULTAS SYARIAH
                                            INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI SALATIGA 2019




                 KATA PENGANTAR
  Assalamualaikum wr.wb
              Puji Syukur Alhamdulillah kami panjatkan kehadirat Allah SWT atas segala kelimpahan rahmat dan Hidayah-Nya. Sehingga kami dapat menyelesaikan tugas makalah ini untuk memenuhi mata kuliah Fiqih ibadah.
              Shalawat dan salam semoga tercurahkan kepada junjungan kita Nabi Akhir zaman, Manusia terbaik yang diturunkan Allah ke muka bumi,satu-satunya Nabi dan rasul terbaik yang berhak memberi syafa’at sang sang permata diantara batu karang,yakni Nabi Muhammad SAW beserta keluargadan sahabat-sahabatnya.semoga kita termasuk umat beliau dan berhak memperoleh safaa’atnya nanti dihari akhir Amin..     
               Penyusunan makalah ini tidak berniat untuk mengubah materi yang sudah ada. Namun, hanya lebih pendekatan pada materi atau membandingkan beberapa materi yang sama dari berbagai referensi. Yang bisa memberi tambahan pada hal yang terkait dengan fiqh ibadah dalam perkembangan keislaman. Pembuatan makalah ini menggunakan study pustaka,yaitu dengan mengumpulkan dan mengkaji materi fiqh ibadah dari referensi.
               Tak ada gading yang tak retak, untuk itu kritik dan saran yang bersifat membangun selalu kami nantikan,untuk perbaikan pembuatan makalah selanjutnya.

Wassalamualaikum wr.wb
                                                                                                            Salatiga, 9 septembr 2019          



                                                                  DAFTAR ISI




















                                                                            BAB I
                                                                  PENDAHULUAN
A.     LATAR BELAKANG.
            Sholat menurut arti bahasa adalah doa,  Shalat termasuk ibadah utama dalam Agama islam. Sejak sesorang sudah memasuki usia pubertas,baik laki- laki maupun perempuan maka ia mempunyai kewajiban melaksanakan ibadah sholat.
          Ibadah sholat tidak wajib bagi anak kecil, namun hendaklah seorang anak disuruh belatih melakukan shalat apabila mereka sudah berumur sejak tujuh tahun. Dan apabila ia tidak mau mengerjakan shalat hendaknya ia diberi sanksi, karena apabila sudah mencapai umur sepuluh tahun agar mereka terlatih bisa mengerjakannya.
            Salah satu nilai shalat yang dapat diaplikasikan di dalam kehidupan adalah penetapan waktu nya. Karena memberikan pengaruh terhadap kedisiplinan dalam beraktivitas untuk mencapai kesuksesan. Tidak dapat diragukan lagi shalat menanamkan kedisiplinan. Waktu – waktu yang telah ditetapkan Allah untuk mengerjakan shalat, hal ini hanya mungkin ditepati oleh seseorang yang memiliki komitmen yang kuat terhadap disiplin.
            Shalat merupakan sarana pembentukan kepribadian seseorang. Kepribadian seseorang perlu dibentuk sepanjang hayatnya, dan pembentukannya bukan merupakan pekerjaan mudah. Shalat merupakan kegiatan harian, kegiatan mingguan, kegiatan bulanan, kegiatan tahunan. Shalat dijadikan sebagai sarana pembentukan kepribadian, yaitu manusia yang bercirikan : disiplin,tepat waktu, bekerja keras,mencintai kebersihan, senantiasa berkata yang baik, dan membentuk pribadi “Allahu akbar”.
            Shalat juga mengajarkan kepada manusia untuk senantiasa bersih, baik itu bersih lahiriah maupun batiniah. Karena sebelum melakukan shalat terlebih dahulu berwudhu, suci dari najis dan hadast. Disamping itu juga dituntut kebersihan batin, yaitu senantiasa ikhlas hanya beribadah kepada Allah Swt.
          Shalat merupakan sarana hubungan manusia dengan Tuhan. Dengan shalat manusia dapat berdialog secara langsung tanpa perantara dengan sang pencipta. Diakui oleh para ulama’ bahwa salah satu ibadah yang paling penting di dalam islam adalah shalat.

B.     RUMUSAN MASALAH
1.      Apa pengertian shalat?
2.      Apa syarat wajib,syarat sah dan rukun sholat?
3.      Apa sunah-sunah  dalam menjalankan sholat?
4.      Apa hal-hal yang membatalkan sholat?
5.      Apa macam-macam sholat?
6.      Apa tujuan dan hikmah sholat?

C.    TUJUAN MASALAH
1. Untuk mengetahui pengertian shalat
2. Untuk mengetahui syarat wajib,syarat sah dan rukun sholat
3. Untuk mengetahui sunah-sunah dalam menjalankan sholat
4. Untuk mengetahui hal-hal yang membatalkan sholat
5. Untuk mengetahui macam-macam sholat
6.Untuk mengetahui tujuan dan hikmah sholat





                                                                       






                                                                        BAB II
                                                                        PEMBAHASAN
A.     PENGERTIAN SHOLAT
            Secara bahasa sholat mempunyai makna yang ganda,diantaranya bermakna ”doa” sebagaimana firman Allah swt :
    “Berdoa’lah untuk mereka,sesungguhnya doa kamu itu menjadi ketentraman jiwa bagi mereka.[1]
             Secara bahasa dapat juga berarti memberi berkah, sebagaimana yang disebutkan oleh firman Allah swt yang berarti “ sesungguhnya Allah dan para malaikat bershalawat (memberi berkah) kepada Nabi.[2]
             Sedangkan sholat secara istilah adalah ibadah yang terdiri dari perkataan dan perbuatan secara khusus yang dimulai dengan takbir dan diakhiri dengan salam.[3]
             Ibadah sholat dalam islam menempati posisi strategis bagi seorang individu muslim dibanding ibadah yang lain.Sholat merupakan tiang agama, sehingga tanpa sholat maka islamnya seorang muslim tidak dapat berdiri.
B.     HUKUM MENJALANKAN SHOLAT
    Sholat merupakan salah satu kewajiban yang menduduki kedua setelah syahadat dalam rukun islam .sehingga dalam al quran dan hadist banyak sekali dijelaskan mengenai kewajiban untuk mengerjakan sholat.
     Firman Allah dalam surah Al bayyinah ayat :5
“padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam menjalankan agama yang lurus, dan supaya mereka mendirikan sholat dan menunaikan zakat dan yang demikian itulah agama yang lurus”
An nisa ayat 103
“maka apabila kamu telah menyelesaikan sholat mu ingatlah Allah diwaktu berdiri, diwaktu duduk dan diwaktu berbaring. Kemudian apabila kamu telah merasa aman, maka dirikanlah sholat. Sesungguhnya sholat itu adalah fardhu yang telah ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.[4]



C. SYARAT WAJIB,SYARAT SAH DAN RUKUN SHOLAT
1.syarat wajib shalat
              Syarat wajib adalah syarat yang menentukan boleh tidaknya untuk melaksanakan sholat.
syarat wajibnya yaitu:
a.       Beragama islam
b.       Memiliki akal (tidak gila)
c.       Baligh
d.      Bersih dan suci( dari najis,haid dan nifas)
                                            
           2. syarat sah
                       Syarat sah adalah syarat yang menentukan  sah atau tidaknya sholat.
             Syarat sahnya yaitu:
a.       Sudah masuk waktu sholat
b.      Menghadap kiblat
c.       Suci dari hadas kecil dan besar
d.      Menutup aurat
e.       Suci badan
f.       niat[5]


3.      Rukun sholat
           Dalam sholat terdapar rukun-rukun yang harus kita jalani
Yaitu:
a.       Niat
Berniat dalam hati untuk menjalankan sholat
b.      Berdiri bagi yang mampu
c.       Membaca surah Alfatihah
d.      Rukuk yang tuma’ninah
Yang artinya membungkuk sehingga punggung menjadi datar dengan leher dan kedua belah tangannya memegang lutut.
e.       I’tidal
f.       Sujud
g.      Duduk diantara 2 sujud
h.      Duduk untuk tasyahud pertama
i.        Membaca tasyahud akhir
j.        Membaca sholawat nabi
k.      Membaca salam
l.        tertib[6]
D     SUNAH-SUNAH SHOLAT DAN HAL-HAL YANG MEMBATALKAN SHOLAT.
1.      Sunah-sunah sholat meliputi:
a.       Mengangkat tangan ketika takbir
b.      Meletakkan tangan kanan diatas tangan kiri
c.       Membaca ta’awwudz[7]
d.      Membaca amin
e.       Diam sebentar [8]
f.       Membaca surah setelah membaca Al fatihah
g.      Tasmi’ dan tahmid
2.      Hal-hal yang membatalkan sholat
a.       Makan dan minum  dengan sengaja
b.      Berkata-kata dengan sengaja dan bukan untuk keperluan shalat
c.       Banyak bergerak dengan sengaja
d.      Meninggalkan rukun atau syarat shalat tanpa shalat dengan sengaja
e.       Tertawa dalam shalat[9]
E  MACAM-MACAM SHOLAT
1.      Sholat fardhu
Shalat fardhu dibagi menjadi 2 yaitu: fardhu kifayah yang hanya ada pada sholat jenazah, yaitu suatu kegiatan ibadah sholat yang apabila telah dikerjakan oleh sebagian orang, maka terlepaslah kewajiban yang lain, dan fardhu A’in yaitu suatu perbuatan sholat yang harus dilakukan oleh setiap individu yang telah terpengaruhi kewajiban sholat, antara lain:
a.       Sholat isya’
b.      Sholat shubuh
c.       Sholat dzuhur
d.      Sholat ashar
e.       Sholat maghrib
2.      Sholat sunah
- Sholat sunnah tahajud          
  - sholat sunah witir
  - sholat sunah tahiyatul masjid
   - sholat sunah tarawih
    - sholat hari raya
              - sholat rowatib
- sholat sunnah dhuha
- sholat sunnah istikharah
- sholat sunah tasbih
- sholat sunah taubat
- sholat sunah hajat
- sholat sunah safar
- sholat sunah rowatib
- sholat sunah istisqho’

F  TUJUAN DAN HIKMAH SHOLAT
1.      Tujuan
Agar manusia selalu mengingat Allah swt, Sehingga terjalin hubungan vertikal antara seseorang hamba dan Tuhannya yang telah menciptakannya.
2.      Hikmah sholat
a.       Menjauhkan diri dari perbuatan keji dan munkar
b.      Agar memperoleh jiwa ketenangan[10].



                                                                    BAB III
                                                   PENUTUP


                                               KESIMPULAN

1.      Pengertian sholat adalah ibadah yang terdiri dari perkataan dan perbuatan secara khusus yang dimulai dengan takbir dan diakhiri dengan salam.
2.      Syarat sah sholat ada 6
a.       Mengetahui masuk waktu
b.      Suci dari hadas kecil dan hadas besar
c.       Suci badan
d.      Menutup aurot
e.       Menghadap kiblat
f.       niat
3.      syarat wajib sholat
a.       beragama islam
b.      baligh
c.       tidak gila
d.      suci dari hadas
4.      rukun sholat ada 13
                                                SARAN
         Setelah menyusun makalah mengenai sholat diharapkan dapat menambah wawasan pembaca, khususnya dimata kuliah fiqh ibadah. Disamping hal ini kami juga menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan, maka dari hal ini kami menerima saran yang membangun agar tugas selanjutnya lebih baik lagi.


           [11]
   

                                           DAFTAR PUSTAKA
Zulkifli, 2016, rambu-rambu fiqh ibadah, yogyakarta :kalimedia
Adil sa’di, 2008, fiqhun nisa thaharah-shalat, jakarta, PT mizan publika
Hasbiyallah, 2013, fiqh dan ushul fiqh, bandung, PT Remaja rosdakarya offset


[1] Al quran surat at taubah: 103

[2] Al quran surat al ahzab : 56
[3] Said sabiq, fiqh assunnah, juz 1 (bairut: dar fath li i’lamy al araby), hlm.158.
[4] Zulkifli,rambu-rambu fiqh ibadah,kalimedia,yogyakarta,2016.hlm 80 dan 81
[5] Zulkifli,rambu-rambu fiqh ibadah,kalimedia, yogyakarta,2016. Hlm 87-91
[6] Adil sa’di,fiqhun nisa’ thaharah- shalat,PT mizan publika,Jakarta,2008.hlm 197
[7] Menurut syafi’iyah dan hanabilah pada awal setiap rekaat sebelum membaca al fatihah disunnahkan membaca ta’awwudz.
[8] Menurut syafi’iyah ada 6 kali diam,yaitu antara takbiratul ikhram dan tawajjuh, tawajjuh dan ta’awwudz, antara ta’awuwudz dan membaca bismillah, antara akhir alfatihah dan amin, antara amin dan surah, dan antara takbir dan akhir surat dan takbir untuk rukuk, adapun hikmahnya diam yg keempat adalah untuk memberitahu kepada makmum bahwa lafal amin itu tidak termasuk Al quran.


[9] Hasbiyallah,fiqh dan ushul fiqh,PT remaja rosdakarya,bandung,2013,hlm180
[10] Zulkifli,fiqh ibadah,kalimedia,yogyakarta,2016,hlm 99-100
[11] Zulkifli,fiqh ibadah,kalimedia,yogyakarta,2016,hlm 91-97.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar