Sabtu, 23 November 2019

Makalah tentang sejarah, fungsi, dan kedudukan bahasa Indonesia SMS1


SEJARAH, FUNGSI, DAN KEDUDUKAN BAHASA INDONESIA
Disusun Untuk Memenuhi Tugas Kelompok Mata Kuliah Bahasa Indonesia
Dosen Pengampu: Nisa Afifah, S.S., M.Hum.

HKI Kelas D
Disusun Oleh:
1.      Ihsan Mimbarino                           (33010190129)
2.      Azizah                                           (33010190140)
3.      Annisa Alifatul Khasanah            (33010190141)
4.      Joni Dwi Purwanto                       (33010190143)
5.      Halimatul Muna                            (33010190144)
6.      Devi Rahma Cahyani                    (33010190150)
7.      Falachudin Zamzami                     (33010190152)
8.      Usnun Muhfid Prasetiyono           (33010190154)
PROGRAM STUDI HUKUM KELUARGA ISLAM
FAKULTAS SYARI’AH
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI SALATIGA
2019
KATA PENGANTAR

Puji syukur kepada Allah Swt. atas ridho, rahmat, hidayah dan karunia-NYA kepada kita semua sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas Makalah dengan judul Sejarah,Kedudukan, dan Fungsi Bahasa Indonesia  tepat waktu guna memenuhi tugas Mata Kuliah Bahasa Indonesia.
Dan tak lupa penulis mengucapkan terima kasih kepada Ibu Nisa Afifah, S.S., M.Hum. Selaku dosen pengampu Mata Kuliah Bahasa Indonesia yang telah memberi bimbingan pada penulis. Penulis juga mengucapkan terimakasih atas segala partisipasi pihak-pihak yang selama ini telah membantu penulis menyelesaikan tugas. Baik bantuan berupa moril maupun materiil. Namun, penulis menyadari bahwasanya masih terdapat banyak sekali kekurangan dalam karya ini. Oleh sebab itu, penulis memberi kesempatan kepada para pembaca untuk memberikan kritik dan saran sehingga penulis dapat memperbaiki penulisan karya ini.
Akhirnya, penulis mengharapkan semoga dengan adanya tugas ini dapat memberi manfaat pada para pembaca.  Dan menjadi batu loncatan penulis dalam melakukan perkembangan menuju perbaikan di masa depan.






Salatiga, 12 September 2019



Penulis



 

DAFTAR ISI


I.3       Tujuan...............................................................................................................................5




BAB I

PENDAHULUAN

I.1   Latar Belakang


I.2   Rumusan Masalah

1.      Bagaimana sejarah dari bahasa Indonesia ?
2.      Bagaimana kedudukan bahasa Indonesia ?
3.      Apa fungsi dari bahasa Indonesia ?
I.3 Tujuan
1.        Untuk mengetahui sejarah Indonesia
2.        Supaya dapat menambah wawasan tentang kedudukan bahasa Indonesia
3.        Agar dapat mengerti fungsi dari bahasa Indonesia



4.       

BAB II

PEMBAHASAN

II.1Sejarah Bahasa Indonesia

A.    Sebelum Kemerdekaan
Bahasa Indonesia merupakan salah satu dialek bahasa Melayu. Sudah berabad-abad bahsa Melayu dipakai sebagai alat perhubungan antara penduduk Indonesia yang mempunyai bahasa yang berbeda.Bangsa asing yang datang ke Indonesia juga memakai bahasa Melayu untuk berkomunikasi dengan penduduk setempat.Prastati tertua yang ditulis dalam bahasa Melayu dengan huruf Pallawa berasal dari abad ke-7.Masuknya Islam ke Indonesia sekitar abad ke-13 atau sebelumnya membawa pengaruh pada tradisi tulis dalam bahasa Melayu.Huruf Arab mulai digunakan untuk menulis bahasa Melayu.Tradisi penulisan bahasa Melayu dengan huruf Arab atau dikenal dengan tulisan Jawi masih berlangsung sampai abad ke-19.
Pada masa penjajahan Belanda,bahasa Melayu juga tetap dipakai sebagai bahasa perhubungan yang luas.Pemerintah Belanda tidak mau menyebarkan pemakaian bahasa Belanda pada penduduk pribumi.Hanya sekelompok kecil orang Indonesia yang dapat berbahasa Belanda.Dengan demikian,komunikasi antara pemerintah dan penduduk Indonesia dan antara penduduk Indonesia yang berbeda bahasanya sebagian besar dilakukan dengan bahasa Melayu.Selama penjajahan Belanda,terbit banyak surat kabar yang ditulis dengan bahasa Melayu.
Pada 28 Oktober 1928 dalam kongres pemuda yang dihadiri oleh aktivis dari berbagai daerah di indonesia.Bahasa Melayu diubah namanya menjadi bahasa Indonesia yang diikrarkan dalam Sumpah Pemuda sebagai bahasa persatuan atau bahasa nasional.Pengakuan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan merupakan peristiwa penting dalam perjuangan bahasa Indonesia. Dengan adanya sebuah bahasa peraturan,rasa persatuan bangsa menjadi semakin kuat.Sebagai wujud perhatian yang besar terhadap bangsa Indonesia pada tahun 1938 diselenggarakan kongres bahasa Indonesia di Solo.
Pada masa kependudukan Jepang,pemerintah Jepang memberlakukan pelanggaran menggunakan bahasa Belanda.Pelanggaran ini berdampak positif terhadap bahasa Indonesia karena bahasa Indonesia dipakai dalam berbagai aspek kehidupan termasuk kehidupan politik dan pemerintahan yang sebelumnya lebih banyak dilakukan dengan bahasa Belanda.[1]
B.     Sesudah Kemerdekaan
Sehari sesudah proklamasi kemerdekaan, pada tanggal 18 Agustus 1945 diterapkan undang-undang dasar 1945 yang didalamnya terdapat pasal 36 yang menyatakan bahwa : Bahasa Negara ialah Bahasa Indonesia.:Dengan demikian,disamping berkedudukan sebagai bahasa nasional,bahasa Indonesia juga berkedudukan sebagai bahasa negara.Sebagai bahasa negara,bahasa Indonesia dipakai dalam semua urusan yang berkaitan dengan pemerintahan dan negara.
Sesudah kemerdekaan,bahwa Indonesia mengalami perkembangan yna pesat.Setiap tahun jumlah pemakai bahasa Indonesia bertambah.Kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional dan bahasa negara juga semakin kuat.Perhatian terhadap bahasa Indonesia,baik dari pemerintah maupun masyarakat sangat besar.Pemerintah orde lama dan baru menaruh perhatian yang besar terhadap perkembangan bahasa Indonesia diantaranya melalui pembentukan lembaga yang mengurus masalah kebahasaan yang sekarang menjadi pusat bahasa dan menyelenggarakan kongres bahasa Indonesia.Perubahan ejaan bahasa Indonesia dari Ejaan Van Ophuijsen ke Ejaan Soewandi hingga ejaan yang disempurnakan (EYD) selalu mendapat tanggapan dari masyarakat.
Dalam era globalisasi sekarang ini,bahasa Indonesia mendapat saingan berat dari bahasa Inggris.Semakin banyak orang Indonesia yang belajar menguasai bahasa Inggris,yang tentu saja merupakan hal yang positif dalam rangka pengembangan ilmu dan teknologi.Akan tetapi,ada gejala semakin mengecilnya perhatian orang terhadap bahasa Indonesia.Tampaknya orang lebih bangga memakai bahasa Inggris dari pada bahasa Indonesia.Bahasa Indonesia yang dipakai juga banyak dicampur dengan bahasa Inggris.Kekurang pedulian terhadap bahasa Indonesia ini akan menjadi tantangan yang berat dalam perkembangan bahasa Indonesia.[2]

C.    Kedudukan  dan Fungsi Bahasa Indonesia

1.      Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Nasional
Berkedudukan sebagai bahasa nasional, bahasa Indonesia berfungsi sebagai (1) lambang kebanggan nasional, (2) lambang identitas nasional, (3) alat pemersatu berbagai suku bangsa, dan (4) alat perhubungan antardaerah dan antarbudaya. Keempat fungsi ini telah kita dapatkan sejak kongres pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928.
a.       Bahasa Indonesia sebagai Lambang Kebanggaan Nasional
Tidak semua bangsa yang ada di dunia mempunyai bahasa nasional yang dipakai secara luas dan dijunjung tinggi. Oleh karena itu, kita patut berbangga karena kita mempunyai bahasa nasional yaitu bahasa Indonesia.
b.      Bahasa Indonesia sebagai Lambang Identitas Nasional
Identitas nasional sangat diperlukan sebagai suatu kekuatan kepercayaan diri suatu  bangsa. Salah satu identitas nasional yang sangat berperan penting adalah bahasa. Untuk itu bahasa indonesia harus dijunjung tinggi karena merupakan sebuah identitas yang dapat mengatasi berbagai macam bahasa daerah yang ada di Indonesia.
c.      Bahasa Indonesia sebagai Alat Pemersatu Berbagai Suku Bangsa
Indonesia merupakan sebuah negara yang terdiri dari beragam suku,ras,budaya,dan golongan yang membuat Indonesia memiliki beragam bahasa daerah. Dengan perbedaan ini,kita sangat memerlukan suatu bahasa persatuan yaitu bahasa Indonesia agar tidak mudah terpecah belahkan.
d.     Bahasa Indonesia sebagai Alat Perhubungan Antardaerah dan Antarbudaya
Komunikasi sangat diperlukan oleh suatu bangsa. Mengingat bangsa kita terdiri dari 17.504 pulau  dan terdiri dari beraneka ragam suku,ras,agama,budaya,dan bahasa yang sangat memerlukan  suatu alat perhubungan. Oleh karena itu, bahasa Indonesia sangat berperan penting sebagai alat penghubung baik antardaerah dan antarbudaya agar persatuan dan kesatuan bangsa tetap terjaga.

2.      Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Negara
Di dalam kedudukannya sebagai bahasa negara, bahasa Indonesia berfungsi sebagai (1) bahasa resmi kenegaraan, (2) bahasa pengantar dalam dunia pendidikan, (3) alat penghubung di tingkat nasional untuk kepentingan pembangunan dan pemerintahan, (4) alat pengembangan kebudayaan, ilmu pengetahuan, dan teknologi.
a.       Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Resmi Kenegaraan
Fungsi dan kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi kenegaraan sudah tertuang dengan jelas dalam UUD 1945 pasal 36 yang berbunyi “Bahasa Negara ialah Bahasa Indonesia”. Dalam kaitan dengan fungsi ini, bahasa Indonesia dipakai pada semua upacara, peristiwa, dan kegiatan kenegaraan, baik secara lisan maupun dalam bentuk tulisan. Pidato-pidato resmi, dokumen-dokumen, keputusan – keputusan, dan surat-surat resmi harus ditulis dalam bahasa Indonesia.
b.      Bahasa Indonesia sebagai Alat Pengantar dalam Dunia Pendidikan
Tak banyak yang menyadari bahwa pemakaian bahasa Indonesia di sekolah termasuk dalam fungsi dan kedudukan bahasa sebagai bahasa negara. Contoh penggunaannya diterapkan dari jenjang taman kanak-kanak hingga SMA. Hal ini juga mencakup bahasa pengantar yang dipakai para guru dan buku-buku cetak yang memuat materi belajar mengajar.
c.       Bahasa Indonesia sebagai Alat Penghubung di Tingkat Nasional
Pemahaman bahasa Indonesia di tingkat tertinggi sangat krusial, sebab bahasa ini digunakan sebagai alat penghubung,baik untuk kepentingan pembangunan dan pemerintahan. Sebagai contoh untuk tata cara perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan nasional.
d.      Bahasa Indonesia sebagai Alat Pengembangan Kebudayaan, Ilmu Pengetahuan, dan teknologi
Ilmu dan Teknologi atau IPTEK adalah hal penting yang harus terus dikembangkan dan disampaikan. Dalam hal ini, bahasa jelas jadi alat krusial yang akan membantu penyaluran ilmu pengetahuan.
Oleh karena itu, penggunaan bahasa indonesia baik secara lisan maupun tulis,seperti dalam buku,majalah,koran hingga audio-visiual sebagai pengantar atau alat pengembangan kebudayaan,ilmu pengetahuan,dan teknologi yang baik dan benar sangat diperlukan untuk mengurangi kekeliruan pada masyarakat luas.

 


BAB III

PENUTUP

III.1     Kesimpulan

Dari pembahasan diatas maka dapat disimpulkan bahwa :

1.      Sumber dari bahasa Indonesia adalah bahasa melayu.

2.      Ada dua jenis bahasa melayu yang digunakan oleh berbagai suku di Indonesia antara lain Melayu Pasar dan Melayu Tinggi
3.      Bahasa Indonesia memiliki kedudukan sebagai bahasa persatuan dan bahasa negara.
4.      Bahasa Indonesia memiliki fungsi sebagai bahasa lingua franca yang berpotensi untuk mempersatukan seluruh bangsa.

III.2     Saran

Sebagai warga Negara yang berbudi luhur,hendaknya kita bisa melestarikan bahasa Indonesia sebagai alat komunikasi melalui interaksi sosial. Dan menjaga lambang identitas,kebanggaan nasional dan sebagai pemersatu berbagai golongan sosial serta sebagai alat penghubung antar budaya.Selain itu,dengan mengetahui sejarah perkembangan dan fungsi bahasa Indonesia diharapkan dapat menambahkan rasa nasionalisme generasi muda.




DAFTAR PUSTAKA

Nasucha,Yakub,dkk.2017.BAHASA INDONESIA untuk Penulisan Karya Tulis Ilmiah,Yogyakarta:MEDIA PERKASA


















[1]Nasucha,Yakub,dkk.BAHASA INDONESIA untuk Penulisan Karya Tulis Iimiah.MEDIA PERKASA,Yogyakarta,2017,halaman 8
2 Nasucha,Yakub,dkk.BAHASA INDONESIA untuk Penulisan Karya Tulis Iimiah.MEDIA PERKASA,Yogyakarta,2017,halaman 10

Tidak ada komentar:

Posting Komentar